Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Juli 2012

Jangan Gampang Cemas, Nanti Cepat Tua Lho!

img
Cemas, mudah panik dan terlalu sering merasa khawatir itu merupakan gejala-gejala depresi. Hal ini diperparah dengan hasil sebuah studi baru yang menyatakan bahwa terlalu gampang cemas bisa jadi membuat Anda lebih cepat tua.

Studi ini menemukan kaitan antara bentuk umum dari kondisi kecemasan yang disebut fobia kecemasan, sebuah ketakutan yang tak beralasan terkait situasi-situasi tertentu seperti keramaian, ketinggian atau dunia luar dengan telomere wanita paruh baya dan wanita tua yang lebih pendek.

Telomere merupakan bagian dari DNA yang terletak di ujung kromosom dan berfungsi untuk melindungi materi genetis tersebut dari kerusakan.

"Banyak orang yang penasaran bagaimana stres itu bisa membuat kita lebih cepat tua. Studi ini penting untuk menunjukkan kaitan antara bentuk umum dari stres psikologis seperti fobia kecemasan itu dan mekanisme penuaan dini yang masuk akal," ungkap peneliti Dr. Olivia Okereke, seorang psikiater dari Brigham dan Women's Hospital Boston seperti dilansir dari myhealthnewsdaily, Jumat (12/7/2012).

Biasanya telomere memendek seiring dengan proses penuaan dan diantara orang-orang yang sebaya atau berusia sama, telomere yang memendak dikaitkan dengan risiko kanker, penyakit jantung, demensia dan risiko kematian yang lebih tinggi.

Meski begitu, peneliti menekankan bahwa studi ini hanya menunjukkan sebuah kaitan, bukannya hubungan sebab-akibat sehingga tak mengherankan jika orang-orang yang telomere-nya lebih pendek umumnya rawan mengalami lebih banyak stres.

Untuk memastikan temuan ini, Okereke dan koleganya menggali informasi dari 5.243 wanita berusia 42-69 tahun yang ambil bagian dalam Nurses Health Study. Untuk mengukur tingkatan fobia kecemasan pada partisipan, peneliti mengamati jawaban atas pertanyaan seperti 'Apakah Anda memiliki ketakutan yang tidak beralasan jika berada di ruang tertutup?' dan 'Apakah Anda merasa panik saat berada di tengah keramaian?'"

Hasilnya, peneliti menemukan kaitan antara tingginya skor pada kuesioner dengan telomere yang lebih pendek. Perbedaan panjang telomere diantara wanita yang mengalami fobia dan wanita yang tidak mengalaminya sama halnya dengan yang diperkirakan peneliti terjadi pada dua wanita yang usianya beda enam tahun.

Bahkan kesimpulan ini juga didapatkan setelah peneliti mempertimbangkan faktor-faktor yang mungkin bisa mempengaruhi panjangnya telomere seperti kebiasaan merokok, indeks massa tubuh (BMI), kadar aktivitas fisik dan usia ayah partisipan ketika anak-anaknya lahir. Meskipun peneliti tidak mengikutsertakan faktor depresi yang pernah dialami partisipan, padahal bisa jadi itu mempengaruhi hasil studinya.

Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE.

Rabu, 11 Juli 2012

8 Cara Mengumpulkan Niat untuk Olahraga Tiap Pagi

Beberapa orang bisa dengan mudah mendisiplinkan diri untuk selalu bangun pagi, tetapi belum tentu ada niat untuk segera bangkit berolahraga karena bawaannya masih ingin malas-malasan. Ada beberapa cara untuk mengumpulkan niat tersebut.

Beberapa cara mengumpulkan niat untuk berolahraga setelah bangun pagi seperti dikutip dari Carrotsandcake, Senin (9/7/2012) adalah sebagai berikut.

1. Siapkan mental
Sebelum beranjak tidur di malam hari, tanamkan dalam pikiran bahwa hal pertama yang akan dilakukan saat bangun pagi besok adalah olahraga. Memencet tombol snooze (tunda) pada alarm akan membuang-buang waktu latihan yang sangat berharga.

2. Jangan gagal di hari Senin
Setelah puas bermalas-malasan di akhir pekan, usahakan untuk mengawali sepekan berikutnya dengan tidak melakukan kesalahan di hari Senin. Keberhasilan untuk disiplin olahraga tiap Senin pagi bisa memberi momentum positif pada pagi-pagi di hari berikutnya.

3. Beli lampu tidur yang terang
Siklus tidur-bangun manusia sangat dipengaruhi oleh cahaya. Jika tempat tidur tidak dekat jendela, beli saja lampu tidur yang sangat terang dan langsung nyalakan begitu alarm bangun pagi sudah berbunyi agar niat untuk segera bangkit berolahraga bisa langsung didapat.

4. Suap dengan sesuatu yang menyenangkan
Dalam birokrasi, suap menyuap adalah kejahatan. Tetapi untuk mengumpulkan niat berolahraga setelah bangun pagi, jangan segan-segan menyuap diri sendiri dengna hal-hal menyenangkan seperti cemilan ringan atau secangkir teh hangat di pagi hari.

5. Fokus ke bagaimana rasanya
Selalu ada bedanya jika pada pagi hari tidak olahraga, dengan setelah olahraga. Ketika mulai malas bergerak, ingat-ingat saja bagaimana bugarnya tubuh ini tiap habis olahraga dan bagaimana lesunya kalau lupa tidak mengawali hari dengan aktivitas fisik.

6. Siapkan segalanya dengan baik
Niat untuk olahraga sering meredup karena kelamaan bersiap-siap. Agar tidak kehilangan momentum, siapkan berbahal hal pada malam sebelumnya seperti pemutar musik, sepatu olahraga, celama yang mau dipakai, botol minum dan lain-lain.

7. Rencanakan dengan baik
Bagin terpenting dari persiapan adalah perencanaan yang baik. Agar tidak buang-buang waktu memikirkan apa yang mau dikerjakan, buat dulu perencanaan misalnya dimulai dengan jogging 15 menit, lalu sepeda statis 10 menit, angkat beban 10 menit.

8. Sesekali lupa tak mengapa
Ketika persiapan sudah matang, rencana juga sudah tersusun dengan baik tetapi pelaksanaanya lupa kadang-kadang bisa membuat patah semangat dan tidak mau lagi membuat rencana olahraga untuk pagi berikutnya. Jangan terjebak pada kondisi ini, sesekali beri kesempatan untuk melakukan kesalahan asal jangan diulangi lagi di hari berikutnya. 

Usir Bau Mulut dengan Bahan Alami

img
Bau mulut dapat membuat Anda merasa kurang percaya diri untuk berbicara dengan orang lain. Selain kurangnya kebersihan gigi dan mulut Anda, bau mulut juga disebabkan oleh makanan yang Anda makan seperti bawang putih dan rempah-rempah.

Bau mulut juga dapat terjadi karena kelaparan, diet, penggunaan alkohol atau kondisi mulut yang kering. Hal ini dapat diatasi dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut.

"Untuk mengusir bau mulut mulailah dengan membersihkan patogen dan mengatasi lendir dan kelembaban yang menyebabkan bau mulut," kata Dr. Maoshing Ni, seorang spesialis obat alam seperti dilansir lifescript, Rabu (25/4/2012).

Berikut 4 cara membuat nafas Anda segar seperti yang disarankan Dr. Ni, antara lain:

  1. Selalu menyikat setelah makan, dan sebelum dan sesudah tidur. Tidak ada cara lain untuk mencegah penyakit gusi yang menyebabkan bau mulut, selain menyikat gigi secara teratur.
  2. Berkumur dengan campuran satu bagian hidrogen peroksida ke tiga bagian air hangat.
  3. Minum teh hijau sesering mungkin. Teh hijau merupakan antioksidan yang dapat membersihkan rongga mulut dan membebaskannya dari bakteri.Berkumur dengan campuran peppermint atau minyak esensial mint dengan 8 ons air hangat.

4 Nutrisi yang Bikin Gigi Kinclong

img
Menyikat gigi memang cara sehat untuk merawat dan menjaga kebersihan gigi. Namun itu bukan satu-satunya untuk membersihkan gigi. Ada beberapa makanan yang bisa menjadi cara alami untuk membersihkan gigi.

Gigi putih, gusi sehat dan napas tidak bau tentu saja menjadikan Anda lebih percaya diri. Menyikat gigi dua kali sehari adalah caranya, tapi bukan berarti itu jadi cara satu-satunya.

Jika Anda sedang liburan dan lupa membawa sikat gigi, berikut beberapa makanan yang bisa membersihkan gigi secara alami, seperti dilansir Boldsky, Selasa (19/6/2012):

1. Buah berri
Stroberi adalah buah yang dapat dengan mudah membersihkan dan memutihkan gigi. Gosokkan irisan strobesi pada gigi dan sikat selama 5 menit. Jika ingin mendapatkan gigi putih, tumbuk stroberi dan taburi baking soda. Gosokkan campuran ini pada gigi untuk mendapatkan gigi putih dan mengkilap.

2. Apel
Buah dan sayuran renyah seperti wortel, brokoli dan apel dapat membantu membersihkan gigi dan gusi. Serat dan antioksidan dalam apel membunuh bakteri, mencegah bau mulut dan juga memutihkan gigi. Untuk menjaga kebersihan mulut yang tepat, konsumsilah apel setiap hari.

3. Lemon
Asam sitrat dalam lemon membuat pemulihan yang efektif untuk membersihkan gigi secara alami. Anda dapat menggosok sepotong lemon langsung pada gigi atau mencoba beberapa pengobatan rumah. Lemon tidak hanya membersihkan gigi, tetapi buah yang berair ini juga membunuh bakteri, mencegah kerusakan gigi dan mengontrol bau mulut.

Lemon telah digunakan sejak lama untuk mendapatkan gigi putih alami. Campurkan lemon dengan garam dan gosokkan pada gigi sehari-hari. Bilas mulut dengan air dan sikat setelah 5 menit. Obat ini memperkuat dan memutihkan gigi.

4. Keju
Keju cheddar adalah makanan yang baik untuk membersihkan gigi. Asam-asam di keju cheddar dapat memerangi plak, mengeluarkan makanan dari gigi dan mempertahankan keseimbangan pH di dalam mulut.

Setiap kali makan keju, Anda mungkin lebih mudah ngiler. Ini bukan karena rasa saja, tetapi keju juga meningkatkan sekresi air liur di mulut. Air liur ini membersihkan permukaan gigi, mengurangi bau mulut, membunuh kuman dan meningkatkan keseimbangan pH untuk menghilangkan asam yang dapat merusak gigi. 

Banyak Minum Air Putih Pangkas Risiko Diabetes

img

Bila ingin menjauhi risiko diabetes, ada baiknya Anda mengganti minuman bersoda dan minuman manis lainnya dengan air putih. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa banyak minum air putih dapat menurunkan risiko diabetes.

Peneliti di Harvard School of Public Health menemukan bahwa mengganti minuman manis dengan air putij dapat membantu mencegah gangguan metabolisme, yang pada gilirannya dapat memangkas risiko diabetes.

Temuan ini didasarkan pada penelitian kebiasaan minum pada 83.000 wanita yang sudah dipelajari selama lebih dari satu dekade (10 tahun). Seiring waktu, sekitar 2.700 dari partisipan mengembangkan diabetes.

Wanita yang minum minuman bersoda dan jus buatan memiliki risiko diabetes lebih tinggi, sekitar 10 persen lebih tinggi untuk setiap gelas yang dikonsumsi setiap hari.

Tim peneliti memperkirakan bahwa jika wanita mengganti satu gelas minuman bersoda atau jus buah buatan dengan satu gelas air putih, maka risiko diabetes akan turun sekitar 7 hingga 8 persen.

"Meskipun penurunan risiko tidak terlalu besar, karena diabetes begitu umum dalam masyarakat kita, tapi bahkan 7 atau 8 persen penurunan risiko sudah cukup besar dalam hal populasi," jelas Dr Frank Hu, pemimpin penelitian dari Harvard School of Public Health, seperti dilansir Dailymail, Minggu (3/6/2012).

Studi Dr Hu, yang telah diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition, juga menemukan bahwa kopi tanpa gula atau teh mungkin menjadi alternatif yang baik untuk menggantikan minuman manis.

Para peneliti memperkirakan bahwa mengganti satu gelas minuman bersoda atau jus buah dengan satu cangkir kopi atau teh bisa mengurangi risiko diabetes sebesar 12 menjadi 17 persen.

Dr Hu mengatakan penelitian ini penting dalam menunjukkan bahwa jus buah buatan tidak optimal untuk dijadikan pengganti soda atau minuman manis lainnya.

"Kenyataannya adalah jus buah buatan mengandung jumlah kalori yang sama dan gula sebagai minuman ringan. Intinya bahwa air putih adalah salah satu pilihan yang bebas kalori yang terbaik untuk minuman dan jika air terlalu polos, Anda bisa menambahkan perasan lemon atau jeruk nipis," jelas Dr Hu.

Pengidap Diabetes Sudah Harus Bersiap Jika Mau Ikut Puasa

img
Bulan puasa baru dimulai beberapa hari lagi, namun pengidap diabetes harus sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari. Bukan cuma seminggu dua minggu sebelumnya, persiapan puasa bagi para pengidap diabetes harus dilakukan selama 2 bulan.

Persiapan jauh-jauh hari sebelum mulai berpuasa perlu dilakukan karena sistem metabolisme tubuh memerlukan proses adaptasi. Bagi pengidap diabetes, perubahan pada sistem metabolisme tersebut bisa menyebabkan gangguan-gangguan kesehatan yang membahayakan.

"Sebaiknya sih diatur paling nggak selama 2 bulan. Diadaptasi minum obatnya, cairannya dan juga olahraganya," kata Dr Agasjtya Wisjnu Wardhana, SpPD, FINASIM, Humas Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dalam simposium awam tentang puasa di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Senin (9/7/2012).

Menurut Dr Wisjnu, seseorang yang mengalami lapar dalam arti tidak makan selama 8 jam atau lebih akan mengalami penurunan kadar gula darah. Normalnya, tubuh akan mengimbanginya dengan sistem kontra hormonal untuk meningkatkan kembali kadar gula darah.

Karena selama puasa tidak boleh makan, maka tubuh akan menggunakan sumber lain untuk diubah menjadi gula misalnya lemak dan protein. Efeknya adalah, peningkatan kadar gula darah terjadi secara tajam dan bisa membahayakan para pengidap diabetes melitus.

Selain itu, mekanisme kontra hormonal ini juga akan menyebabkan sifat asam pada darah yang dikenal dengan istilah ketoasidosis. Risiko lainnya adalaah penyakit hiperosmolar, yang juga merupakan komplikasi diabetes melitus akibat lonjakan kadar gula darah.

Sementara Dr Tri Juli Edi Tarigan, SpPD mengatakan bahwa pengidap diabetes yang ingin menjalankan ibadah puasa perlu berkonsultasi dengan dokternya. Sebagian besar proses adaptasi lebih terkait dengan pengaturan jadwal minum obat serta dosisnya yang disederhanakan.

"Dokter akan melakukan perubahan-perubahan pada regimen pengobatan. Menyederhanakan, dan menyesuaikan dengan waktu makan. Hal lain yang harus diperhatikan selama puasan adalah harus cukup minum, minumal 8-10 gelas antara berbuka hinggas sahur," kata Dr Tri.

10 Alasan untuk Mengurangi Minum Kopi

img
Dalam takaran yang pas, kopi punya sejuta manfaat bagi kesehatan. Namun ada kalanya konsumsi kopi harus dikurangi, sebab seringkali kalau sudah berlebihan justru bisa memicu berbagai keluhan ringan dan gangguan serius bagi kesehatan.

Pada kebanyakan orang, konsumsi kopi sudah harus dikurangi kalau mulai gelisah dan jantungnya mulai terasa berdebar. Namun tidak semua gejala kelebihan kopi muncul seketika, ada juga yang baru muncul dalam jangka panjang sehingga sering terabaikan.

Beberapa alasan yang perlu dipertimbangan untuk mengurangi kopi adalah sebagai berikut, seperti ditulis Mark Hyman, MD dan dikutip dari Huffingtonpost, Senin (2/7/2012).

1. Kandungan kafein dalam kopi meningkatkan produksi catecholamine, salah satu hormon stres. Respons stres akan meningkatkan produksi insulin, sementara insulin yang terlalu banyak akan memicu peradangan dan rasa tidak enak badan.

2. Kebiasaan minum kopi yang berlebihan bisa mengurangi sensitivitas insulin, sehingga tubuh kesulitan menilai kebutuhan gula darah. Kalau kadar gula darah berlebihan, risiko kerusakan pembuluh darah serta kematian akibat penyakit kardiovaskular meningkat.

3. Kopi murni punya banyak senyawa antioksidan yang bermanfaat, tapi kadang juga mengandung diterpen. Senyawa yang disebutkan terakhir ini berhubungan dengan peningkatan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat dan trigliserida.

4. Kandungan asam kolinergik dalam kopi bermanfaat untuk menunda penyerapan glukosa di usus, tetapi juga bisa meningkatkan kadar senyawa homosistein. Senyawa tersebut merupakan indikator adanya peningkatan risiko penyakit kardiovaskular yang dijumpai pada diabesitas (diabetes yang dipicu oleh obesitas).

5. Keasaman kopi juga berhubungan dengan rasa tidak nyaman di saluran pencernaan, serta banyak dikaitkan dengan berbagai gangguan seperti GERD (gastro esophgial reflux disease), nyeri dada, perut kembung serta disbiosis (ketidakseimbangan flora usus).

6. Kecanduan adalah masalah lain yang sering dipicu oleh kopi dan membuat tubuh susah menemukan sumber energi yang sesungguhnya. Coba tanyakan pada orang-orang yang pernah sakau karena belum minum kopi, rasanya pasti lemas meskipun sebenarnya sudah makan.

7. Bukan cuma kopi yang bikin kecanduan, tetapi juga hal-hal lain yang sering disajikan bersama dengan kopi misalnya gula dan cremmer. Kopi latte misalnya, adalah contoh minuman rendah gizi namun kaya energi dan cepat bikin gemuk.

8. Sebuah senyawa organik di dalam tubuh yang dinamakan 5-HIA akan meningkat kadarnya pada orang yang minum kopi. Senyawa ini merupakan neurotransmitter serotonin atau hormon senang, yang sangat berperan dalam siklus tidur-bangun. Artinya, kopi bisa mengganggu pola tidur lalu memicu depresi dan kegelisahan.

9. Sehabis minum kopi, frekuensi buang air kecil pasti meningkat. Pada peminum kopi yang parah, berbagai mineral tubuh seperti kalsium, magnesium dan potassium akan berkurang kadarnya dan memicu ketidakseimbangan eletrolit.

10. Berbagai kandungan dalam kopi bisa mempengaruhi penyerapan obat di dalam tubuh, serta proses pembuangannya di hati. Obat antidepresan trisiklik misalnya, akan sulit diserap jika tubuh berada dalam pengaruh kafein sehingga gejala penyakit akan memburuk.

Ingin Diet Sukses? Ikuti Kebiasaan Berikut

img
Mengurangi makan dan banyak olahraga adalah resep umum untuk menurunkan berat badan. Tapi ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dimiliki agar diet berjalan dengan sukses.

Memiliki bentuk tubuh yang ramping dan langsing tidak hanya menurunkan risiko terkena penyakit tapi juga membuat seseorang lebih percaya diri. Namun perlu usaha yang tidak sedikit untuk mendapatkannya.

Kunci diet yang sukses adalah menjembatani kesenjangan antara apa yang ingin dilakukan dengan hal-hal yang benar-benar harus dilakukan. Jika keinginan tersebut sudah ada maka seseorang perlu rencana yang baik.

Berikut ini beberapa kebiasaan yang sebaiknya dimiliki seseorang jika program dietnya ingin berjalan sukses, seperti dikutip dari CNN, Selasa (29/5/2012) yaitu:

1. Jadilah orang yang spesifik
Ketika seseorang spesifik dengan tujuan yang ingin dicapai maka ia akan membuat perbedaan yang jelas, dengan begitu ia akan memiliki rencana yang lebih baik serta memiliki peluang yang lebih besar untuk sukses.

2. Buatlah rencana makan yang OK
Salah satu masalah yang dihadapi adalah tidak tahan dengan godaan yang muncul secara tidak terduga seperti es krim, makanan yang menggugah selera. Untuk itu diperlukan rencana makan yang tepat, misalnya jika ia tergoda makanan tertentu maka ia tahu apa yang harus dikonsumsinya seperti menyiapkan buah tertentu di tas atau yogurt.

3. Jadilah orang yang optimis realistis
Seseorang harus realistis bahwa menurunkan berat badan bukanlah perkara mudah, tapi sebaiknya senantiasa jadi orang yang optimis sehingga ia akan tetap bertahan meski keadaan sedang sulit dan mampu menghadapi tantangan.

4. Memiliki tekad yang kuat
Tekad yang kuat akan membantu seseorang lebih tahan untuk berjuang mencapai tujuan berat badan yang diinginkannya, selain itu memudahkan ia untuk mengendalikan diri terhadap godaan yang muncul